Kado Terindah 2017
Tiada terasa perjuanganku, pengorbanan dan kesabaranku berbuah indah pada tahun 2017 kala itu. Pada tahun ini kukatakan indah karena ada 2 hal yang menjadi sejarah indah dalam hidupku. Pertama, aku ditahun ini tepat bulan maret tiba-tiba ada seorang yang sudah sangat kukenal melamar sungguh ini seakan hal yang tidak pernah kusangka. Percaya atau tidak jodoh itu memang tidak disangka-sangka datangnya darimana. Ya benar apapun yang dilalui, dilewatin atau bahkan diperjuangkan tidak semudah yang diharapkan akan terwujud begitu saja, tentu semua apa yang telah kita lakukan tetap diiringi dengan doa dan tawakkal. sudah sejauh itu? ya barangkali ada masih gagal juga? itu namanya belum berjodoh.Oke, kali ini aku bahas dulu ya mengenai bagaimana pangeran itu datang disaat aku belum selesai kuliah dan bagaimana orangtuaku bisa menyetujuinnya?simak ceritannya dan ambil pelajarannya.
Saat itu usiaku 23 tahun tepat di tahun 2017. Sebelumnya sebut saja "Aa" dia pada tahun 2016 sudah pernah memintaku melalui Alm. Bapakku untuk ke jenjang serius tetapi, tahun itu aku masih kuliah dan bahkan belum KKN. Tentu hal ini sangat berat oleh Bapak menyetujuinnya. Maka lamaran dan pernikahanpun ditunda dengan alasan bahwa memang aku belum selesai kuliah jaid tidak diperbolehkan. Aku setuju, karena bapak menginnginkan anaknya menyelesaikan satu urusan untuk ke urusan yang lain. Flashback again ya, sebelumnya memang aku sudah mengenal si Aa selepas aku selesai dari pesantren melaui seseorang pada tahun 2013, sempat berteman di fb dan sempat berkomunikasi lewat sms sebentar kurang lebih 6 bulan dan setelah itu lost kontak untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Kamipun sepakat.
Setelah itu aku ditahun 2014 mendaftar kuliah, dari mulai daftar di UMY lolos dengan nilai tapi tidak jadi diambil karena biaya mahal, UAD juga lolos lagi-lagi terkendala biaya yang mahal dan saran ortu di negeri saja, akhirnya aku mencoba mendaftar ke UNY dari jalur SBMPTN, reguler dan Mandiri tidak ada yang lolos dan akhirnya jatuh di UIN aku lolos dijurusan Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (hukum perdata atau pengadilan agama). Lanjut ya, disaat aku sibuk dengan kuliahku ini tidak semudah itu aku melewati hari-hariku ya aku merasakan kegalauan yang luar biasa. Bagaimana tidak? Aku yang selama 6 tahun tidak mengenal dunia luar dan mengenal seorang yang cukup baik harus hilang begitu saja. etdah....tapi benar guys sekarang baru kuakui bahwa jangan deh sekali kali kalian seperti itu susah buat move onnya. tapi yang snagat ku syukuri aku mengenal orang yang sangat bertanggung jawab. Tidak boleh ya tidak dan mau diajak meninggalkan hal yang tidak baik sampailah titik kami dipertemukan kembali dengan hal kondisi yang sama-sama siap hidup bersama cieeeehh...tapi memang itu yang terjadi karena pada saat kami awal mengenal itu sama-sama masih belum siap mental dan biaya serta masih sama-sama kuliah.Btw, kuliah bukan penghalang ya tapi buat kami saat itu memang banyak hal yang belum kami persiapkan.
Terlepas dari semua itu, untuk mengindari kegalauan yang kurasakan aku sibuk dengan kuliah, mengajar dan kegiatan-kegiatan sosial maupun dikampus sengaja aku penuhi untuk melawan nafsu hati yang sungguh berat sekali saat itu kurasakan. Sudah sangat sering ku menangis disaat dhuha maupun diseperempat tiga malam untuk melupakan orang yang bukan siapa-siapaku kalau boleh kumengibaratkan seakan udah sangat kering air mata ini tapi ya sudahlah itu masa lalu disaat aku susah move on dan selalu memohon agar " jika baik dekatkanlah jika tidak baik jauhkanlah" alhamdulillah Allah mendekatkan hingga akhirnya pernikahan itu menjadi sejarah dalam hidupku di tahun 2017. Bersambung dulu ya....hhe
semangat ya yang sedang mencari pujaan hatinya
BalasHapusWah cerita nya mantep juga haha ga sabar nunggu kelanjutan nya. Berambung kaya sinetron haha
BalasHapusHha betul sinetron indonesia
HapusJadi ga sabar nih tunggu kelanjutannya.. kayak di serial ini..😅😅
BalasHapusBenar, karena menikah itu bukan hanya butuh siap mental. Segala sesuatunya harus dipersiapkan sebaik mungkin demi kebaikan ke depan dan dan anak- juga. Seru nih ceritanya
BalasHapuswah mantap ceritanya pembelajaran juga hhi semangat terus tetehnya
BalasHapusSabar dan doa membuahkan hasil yang sangat membahagiakan, tetap semangat dan yakin sama ALLAH
BalasHapussabar dan semangat terus ya beb, Tuhan punya rencana :)
BalasHapusSehabis baca tulisan ini, jadi mengenang masa saat menjadi anak kampus...cayo mba..cayooo
BalasHapusSelamat karena akhirnya menikah di tahun 2017. Intinya banyak-banyaklah bersabar.. hihi aku juga harus sabar nih
BalasHapusMemang ya kalau galau atau sedih dan hal lainnya yg menyedihkan itu paling enak menyibukkan diri dgn berbagai hal biar lupa. Alhamdulillah sekarang sudah menikah ya mbak, jadi 2 thn sudah ya.
BalasHapusJodoh gak kemana ya. Alhamdulillah sudah dipertemukan dengan yang terbaik. Semoga langgeng sampai nanti. Aamiin
BalasHapusDitunggu kisah selanjutnya ya kak, semoga dilancarkan ke proses selanjutnya
BalasHapusKok pakai ada sambungannya jadi gak seru donk kak
BalasHapusRasanya koe ingin menagis lagi, Membahs soal pujaan hati. Why so hard huhu
BalasHapusSelamat ya mba atas kado terindah nya..menunggu sambungannya
BalasHapusSelamat atas kado terindahnya mba. Jadi terharu bacanya.
BalasHapusCinta baru hanya akan datang ketika kita sudah selesai dengan cinta yang lama.
BalasHapusSekian.
Ahahha, semangat kk
Waah alumni AS UIN juga yaa kak? Tapi udah nikaah, Alhamdulillah ketemu jodohnya cepet yaaah
BalasHapusNunggu lanjutnya nih mbak, aku yang baca ikut baper.
BalasHapusLove story nih, d tunggu kelanjutan ceritanya ya kak :)
BalasHapusJodoh pasti bertemu ya. Ditunggu cerita selanjutnya.
BalasHapusHihi..boleh nih kak dijadiin watpad😅 hehe,ditunggu nih cerita selanjutnya
BalasHapus